3Cl2(g) + 6OH- (aq) → 5Cl- (aq)+ ClO3 - (aq) + 3H2 O(l) Zat yang mengalami reaksi autoredoks dan perubahan bilangan oksidasinya adalah . A. O dari bilangan oksidasi -5 menjadi -6 dan 0 B. O dari bilangan oksidasi -2 menjadi -3 dan 0 C. H dari bilangan oksidasi +1 menjadi 0 dan +2 D. Cl2 dari bilangan oksidasi 0 menjadi -1
30seconds. 1 pt. Diketahui beberapa sifat unsur: 1. pada umumnya senyawanya berwarna. 2. sebagai unsur bebas bersifat racun senyawa. 3. sukar bereaksi dengan unsur lain. 4. sangat reaktif, sehingga terdapat di alam sebagai senyawa. 5. dengan basa kuat memberikan reaksi autoredoks. Yang merupakan sifat unsur halogen adalah .
Persamaanreaksi autoredoks dari logam tembaga (I) oksida dengan larutan asam klorida sebagai berikut: Reaksi berikut yang merupakan reaksi redoks adalah . HCl + NaOH→ NaCl + H 2 O. Ca(OH) 2 +H 2 SO 4 → CaSO 4 + 2H 2 O. Diantara reaksi - reaksi berikut yang merupakan reaksi reduksi adalah ,,,, 2Cl - → Cl 2 . Fe 2+ → Fe 3+
Diantaranama senyawa berikut yang merupakan oksida amfoter adalah . A. seng oksida D. barium oksida B. diklor trioksida E. raksa(II) oksida C. karbon dioksida Diantara reaksi redoks berikut yang merupakan reaksi autoredoks adalah . A. Zn(s) + 2HCl(aq) ZnCl 2 (aq) + H 2 (g) a. Ba dalam Ba(OH) 2 e. Pb dalam Pb(NO 3 ) 2 b. Ni dalam Ni(H
Vay Tiền Online Chuyển Khoản Ngay.
diantara reaksi reaksi berikut yang merupakan reaksi autoredoks adalah